3 Produk Kredit yang Layak Anda Jadikan Sebagai Pinjaman Modal Usaha 2018

Memilih pinjaman modal usaha memang perlu dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Jika pilihan kita dalam menentukan produk kredit tidak tepat bisa-bisa malah jatuh bangkrut lantaran laba usaha jauh lebih sedikit dibandingkan suku bunga kredit yang kita pergunakan. Untuk itu hal utama dan pertama dalam memilih fasilitas kredit produktif yakni memilih suku bunga dan angsuran terjangkau, minimal lebih rendah dari laba bersih usaha anda. Dengan demikian bisa dipastikan kita mampu melakukan angsuran setiap bulan sampai pelunasan.

Banyak orang mengatakan bahwa bisnis bisa dimulai tanpa modal, namun demikian mungkin hanya ada satu diantara seribu cara berbisnis tanpa modal. Untuk itu para pelaku usaha sepakat bahwa modal menjadi hal penting selain ide dan strategi bisnis yang kita miliki. Salah satu cara mendapatkan modal usaha yakni mengajukan pinjaman ke bank.

Mengajukan pinjaman ke bank menjadi alternatif tepat jika kita membutuhkan tambahan modal usaha untuk pengembangan bisnis yang telah ada. Hal ini dikarenakan mayoritas perbankan hanya berani memberikan pinjaman modal untuk usaha yang telah berjalan. Untuk itu kita harus pintar-pintar memilah dan memilih fasilitas kredit mana yang tepat dan cocok dimanfaatkan sebagai tambahan modal.

Pinjaman Modal Usaha 2018 yang Layak Anda Pertimbangkan

Sebagaimana yang telah kita singgung di atas, sebaiknya kita memilih pinjaman modal dengan suku bunga rendah. Bahkan bila perlu cari pinjaman tanpa bunga, namun hal ini tentunya sangat sulit kita dapatkan dari lembaga keuangan karena mereka juga mencari keuntungan dari jasa peminjaman tersebut.

Berbicara mengenai pinjaman bunga rendah, saat ini terdapat beberapa produk kredit produktif yang dapat anda pertimbangkan sebagai modal pengembangan usaha.

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan, mengurangi angka pengangguran, sekaligus meningkatkan perekonomian di Indonesia. Melalui program KUR, pemerintah memberikan subsidi suku bunga bagi para pelaku usaha sehingga bunga yang dibebankan bagi peminjam relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga konvensional. Bahkan di tahun 2018, pemerintah berencana akan menurunkan suku bunga KUR jadi 7% per tahun.

Untuk itu kami menyarankan bagi anda yang sedang mencari pinjaman uang untuk tambahan modal dengan mengajukan kredit usaha rakyat. Berikut 3 bank populer pilihan masyarakat dalam mengajukan kredit usaha rakyat:

# Bank Rakyat Indonesia

BRI menjadi salah satu perbankan penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Indonesia. Sebagai perbankan dengan jaringan terluas di Indonesia BRI memperoleh dana KUR terbesar dibandingkan dengan penyalur KUR lainnya. Disisi lain BRI juga termasuk salah satu bank yang menyalurkan semua jenis KUR mulai dari Mikro, Ritel, dan TKI. Tidak heran jika kemudian masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor layanan BRI untuk mengajukan pinjaman modal usaha dengan bunga rendah.

Pengajuan KUR BRI 2018 bisa anda lakukan melalui seluruh kantor unit,dan kantor kas, serta melalui Teras BRI dan Teras BRI Kapal. Baca Tabel KUR BRI 2018.

# Bank Negara Indonesia

Tidak mau ketinggalan, BNI juga menjadi salah satu bank penyalur KUR 2018. Untuk mensukseskan target penyaluran selama ini BNI kerap merangkul pelaku usaha mikro khususnya di sektor produktif dengan memberikan sosialisasi terhadap program KUR. Menariknya lagi, KUR BNI bisa anda ajukan secara online melalui layanan eform BNI. Dengan demikian bisa dipastikan BNI menjadi bank pelopor penyaluran KUR online. Baca Tabel Angsuran KUR BNI 2018.

# Bank Mandiri

Bank Mandiri juga termasuk salah satu bank penyalur KUR. Melalui Mandiri Mitra Usaha anda dapat mengajukan kredit usaha rakyat mikro maupun ritel. Khusus untuk KUR Mikro maksimal plafon yang bisa diajukan sebesar Rp 25 juta. sementara untuk jenis KUR Ritel plafon kredit di atas Rp 25 juta dan maksimal Rp 500 juta per debitur. Jika dilihat dari segi pemanfaatannya program KUR bisa saja dipergunakan sebagai modal kerja maupun investasi.

2. Kredit Usaha Pedesaan (KUPEDES)

Kredit Usaha Pedesaan (KUPEDES) merupakan salah satu fasilitas pinjaman BRI 2018. Melalui produk tersebut pelaku usaha bisa mengajukan pinjaman modal untuk pengembangan bisnis. Pada awalnya program kredit ini sebenarnya merupakan inovasi mandiri dari Bank BRI yang mana pada waktu itu dana KUR dari pemerintah masih sangat terbatas sementara masih banyak nasabah yang berminat mengajukan pinjaman modal kerja.

Meski suku bunga Kupedes BRI tidak serendah bunga KUR namun produk ini bisa saja anda ajukan sebagai alternatif pinjaman modal usaha bila tidak bisa mengakses pinjaman kredit usaha rakyat. Baca KUPEDES BRI 2018.

3. Kredit Ultra Mikro (UMi)

Kredit Ultra Mikro (UMi) adalah program pembiayaan dari pemerintah khusus bagi pelaku ultra mikro (segmen kecil). Melalui program ini pemberian pinjaman akan diberikan dengan plafon maksimal 10 juta dengan suku bunga antara 2%-4%.

Sayangnya untuk dapat mengakses kredit ultra mikro cukup banyak persyaratan yang harus terpenuhi salah satunya yakni tidak dapat mengakses pinjaman KUR karena kendala salah satunya tidak adanya agunan yang dimiliki calon debitur. Selain itu program ini masih bersifat pilot project sehingga penyaluran nya belum menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

Ketiga jenis pinjaman modal usaha 2018 di atas merupakan beberapa produk kredit yang layak anda jadikan sebagai cara memperoleh modal usaha. Sebelum mengajukan pinjaman pastikan anda telah memahami syarat dan ketentuan. Pastikan pinjaman yang anda ajukan memiliki kontribusi terhadap perkembangan bisnis anda.