Dana KUR 2019 Ditargetkan Rp 12,2 Tiliun

Diposting pada

Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi program andalan pemerintah di tahun depan. Hal ini dapat kita lihat dari alokasi Dana KUR 2019 yang ditargetkan sebesar Rp 12,2 Triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN 2019) sebagaimana dibacakan oleh Presiden Joko Widodo di Gedung Parlemen Jakarta (Kamis 16/8) . Disamping meningkatkan subsidi Kredit Usaha Rakyat, Pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar Rp 3 Triliun khusus untuk Kredit Ultra Mikro 2019 (UMi).

Peningkatan subsidi KUR dilakukan bukan tanpa alasan melainkan untuk mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia. Jika dibandingkan dengan tahun ini dimana pemerintah mengalokasikan subsidi KUR sebesar 11,9 Triliun, Dana KUR 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp 300 Miliar. Selain menambah Dana KUR pemerintah juga berencana untuk menurunkan tarif pajak bagi UMKM menjadi 0,5%.

 

Dana KUR 2019

dana kur 2019
Pemerintah tetapkan Dana KUR 2019 pada RAPBN sebesar Rp 12,2 trilun

Peningkatan anggaran subsidi Dana KUR 2019 sebesar Rp 12,2 Triliun diharapkan dapat menambah jumlah UMKM di Indonesia yang memperoleh manfaat dari Kredit dengan bunga rendah tersebut.

Sebagaimana yang kita ketahui, sepanjang tahun 2018 ini pemerintah mengalokasikan subsidi Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp 11,9 Triliun deengan total penyeluran sebesar Rp 120 Trilun dengan suku bunga 7%.

Hingga 31 Agustus 2018 realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 88 Triliun. Dari jumlah tersebut baru terealisasikan sekitar 70,9% dari target penyaluran KUR 2018. Penyaluran KUR sepanjang tahun ini masih didominasi untuk skema KUR Mikro sebesar 66,67% diikuti KUR Kecil sebesar 33% dan sisanya KUR TKI.

Jika dilihat dari wilayah penyaluran KUR 2018 masih banyak disalurkan di pulau jawa yang mencapai 56,1 % kemudian secara berurutan diikuti penyaluran KUR di Sumatera dan Sulawesi dengan masing masing penyaluran 19,4% dan 9,5%.

 

Subsidi Bunga KUR 2019 Tunggu Kepastian Bank Penyalur

Meski ada kemungkinan bunga KUR 2019 tetap diberikan sebesar 7% per tahun namun secara resmi pemerintah belum menetapkan jumlah subsidi suku bunga.

Hal ini senada dengan pernyataan Askolani selaku Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan yang mengatakan bahwa penetapan bunga KUR 2019 masih menunggu penetapan bunga kredit dari perbankan penyalura KUR.

Askolani juga mengatakan jika pemerintah menyadari bahwa kenaikan bunga acuan BI sangat berpengharuh terhadap tingkat bunga kredit bank.

Sebagai tambahan informasi, tahun ini penerima pinjaman KUR hanya dibebani bunga 7% per tahun dan sisanya ditanggung oleh pemerintah dalam bentuk subsidi bunga. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat sendiri dilakukan oleh 43 Lembaga Keuangan yang terdiri dari perbankan, Multifinance, dan Koperasi.

Hingga saat ini 3 bank penyalur KUR terbesar masih diduduki oleh Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI. Ikuti terus informasi Dana KUR 2019 serta info terkini terkait kebijakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat di tahun 2019 melalui uangpinjam.com.