2018, Pemerintah Akan Tambah Plafon dan Subsidi Bunga KUR

Pinjaman Uang Indonesia – Berdasarkan siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang diterbitkan Jum’at (8/12) Pemerintah akan memberikan tambahan plafon dan subsidi suku bunga KUR 2018. Penetapan tersebut diambil dalam rapat koordinasi evaluasi KUR 2017 dan rencana KUR 2018 yang dilaksanakan di Jakarta.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah dalam bentuk pemberian pinjaman bagi UMKM yang feasible namun belum bankable. Program ini diluncurkan pemerintah dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil , dan Menengah (UMKM) agar dapat mengakses produk pembiayaan dari perbankan.

Program KUR sebenarnya telah ada sejak tahun 2007 namun keberadaannya semakin dirasakan pelaku UKMK sejak 2016 lalu dimana pemerintah memberikan subsidi suku bunga cukup besar sehingga penerima manfaat hanya dikenakan bunga 9% per tahun. Lebih lanjut pemerintah memberikan subsidi suku bunga KUR 2016-2017 sebagai berikut:

  • Subsidi suku bunga KUR Mikro sebesar 9,5%.
  • Subsidi suku bunga KUR Ritel sebesar 4,5%.
  • Subsidi suku bunga KUR TKI sebesar 12%.

Penambahan Subsidi Suku Bunga 2018

Setelah bunga KUR 9% berjalan selama 2 tahun pemerintah kembali akan menurunkan bunga KUR 2018 jadi 7% efektif per tahun. dengan demikian pemerintah akan menambah subsidi suku bunga Kredit Usaha Rakyat dengan rincian sbb:

  1. Subsidi suku bunga KUR Mikro dari 9,5% per tahun menjadi 10,5%.
  2. Subsidi suku bunga KUR Ritel dari 4,5% per tahun menjadi 5,5%.
  3. Subsidi suku bunga KUR TKI dari 12% per tahun jadi 14%.

Selain menambah subsidi bunga, pemerintah juga akan menaikkan plafon KUR dari Rp 106,6 Triliun untuk tahun 2017 jadi Rp 120 triliun pada tahun depan. Rencananya dana tersebut akan disalurkan bagi pelaku UMKM melalui lembaga penyalur KUR 2018.

Sebagai informasi, realisasi penyaluran KUR hingga akhir November 2017 mencapai Rp 91,3 Triliun atau sekitar 85,6% dari target penyaluran 2017. Dana tersebut telah tersalurkan pada sekitar 4 juta debitur dengan rincian pembiayaan Mikro sebesar 70,4%, Sektor Ritel 29,3%, dan pembiayaan bagi TKI sekitar 0,3%.

Perkembangan kinerja penyalur KUR juga membuat pemerintah semakin antusias untuk menurunkan suku bunga KUR 2018 sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh UMKM di Indonesia secara merata. Simak juga Tabel KUR BRI 2018.