9 Tips Agar Pinjaman Disetujui Bank

Diposting pada

Apa saja sih tips agar pinjaman disetujui Bank? Sebelum membahas lebih jauh mengenai tips dan trik pengajuan kredit ada baiknya kita pahami terlebih dahulu penyebab pengajuan pinjaman uang ditolak oleh pihak bank. Kebanyakan dari kasus penolakan kredit karena dokumen persyaratan kurang lengkap, riwayat kredit calon nasabah buruk, atau bahkan karena kondisi keuangan yang disinyalir tidak akan mampu membayar cicilan kredit sebagaimana mestinya.

Setiap perbankan atau institusi keuangan menerapkan beragam metode berbeda dalam memberikan persetujuan kredit. Beberapa diantaranya ada yang menerapkan survey terhadap tempat tinggal, tempat kerja, bahkan survey terhadap jaminan jika nasabah mengajukan pinjaman dengan agunan sertifikat rumah maupun BPKB Kendaraan Bermotor. Metode survey tentunya akan berbeda dalam persetujuan pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA) dimana calon debitur tidak perlu mempersiapkan jaminan. Meski demikian persetujuan KTA tidak serta merta diberikan tanpa memperhatikan prinsip pemberian kredit yang kemudian dikenal dengan 5C.

 

Faktor Penentu Pemberian Pinjaman

Sebelum memberikan persetujuan kredit institusi keuangan akan terlebih memastikan bahwa pinjaman yang mereka berikan dapat kembali sesuai ketentuan yang berlaku. kepastian tersebut dapat diperoleh dari beberapa penelitian terhadap calon debitur. Penelitian tersebut biasanya dilakukan dalam beberapa cara serta mengedepankan analisis 5C. Untuk itu agar pinjaman disetujui Bank anda harus memperhatikan aspek-aspek analisis yang dilakukan oleh institusi terhadap berkas dan kepribadian anda berikut ini.

1. Character

Character dalam analisis kredit merupakan metode kreditur dalam membaca sifat atau watak nasabah yang hendak diberi pinjaman. Perbankan atau institusi keuangan akan memberikan pinjaman hanya kepada calon debitur yang diyakini memiliki character baik, dapat dipercaya, dan tidak pernah terlibat dalam perkara hukum. Untuk dapat membaca watak calon debitur pihak bank biasanya melakukan wawancara terhadap calon debitur dan menanyakan beberapa hal berkaitan dengan hobi, gaya hidup, pola hidup, riwayat pekerjaan, kondisi keluarga, hingga pergaulan sosial.

Untuk itu tips utama agar pinjaman disetujui bank anda harus lolos dalam wawancara dan meyakinkan Customer Service bahwa anda memiliki kepribadian yang disiplin dan dapat dipercaya.

2. Capasity

Dalam memproses pengajuan kredit, pihak bank juga akan melihat capasity nasabah/ calon debitur. Capasity adalah analisis pihak bank kepada nasabah untuk memastikan bahwa ia mampu melakukan pembayaran cicilan kredit sebagaimana ketentuan yang berlaku. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan mengkaji penghasilan atau sumber cicilan kredit serta pengeluaran pribadi calon debitur. Di Indonesia sendiri persetujuan kredit biasa diberikan jika cicilan bulanan atau angsuran kredit tidak lebih dari 40% penghasilan bulanan calon debitur.

Agar pengajuan pinjaman disetujui ada baiknya anda terlebih dahulu memperkirakan sisa gaji bulanan yang memungkinkan dijadikan sebagai sumber angsuran kredit. Hal ini diharapkan agar anda dapat menentukan jumlah pengajuan serta jangka waktu kredit yang tepat.

3. Capital

Capital dapat kita artikan analisis institusi keuangan terhadap kondisi kekayaan calon debitur. Jika calon debitur berstatus sebagai wiraswasta pihak bank akan melihat laporan tahunan usaha. Laporan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumen persyaratan semata namun akan sangat menentukan layak atau tidaknya nasabah mendapatkan persetujuan pinjaman.

Saat diharuskan menyertakan salinan laporan keuangan tahunan ada baiknya anda pastikan jika berkas tersebut tersusun dengan rapi, detail, agar pihak bank yakin bahwa penghasilan anda dapat menutup semua tagihan kredit atau cicilan bulanan.

4. Condition

Tips keempat agar pinjaman disetujui bank yakni melihat prospek bisnis dari usaha yang anda jalankan. Perlu anda ketahui bahwa pihak bank hanya akan memberikan persetujuan kredit khusus bagi wiraswasta jika kondisi ekonomi khususnya keuangan usaha yang anda jalankan dalam keadaan baik serta masih memiliki prospek bisnis yang bagus di masa yang akan datang. Selain kondisi keuangan pribadi nasabah, prinsip ini bisa saja dilakukan dengan menganalisis kondisi perekonomian dari faktor luar baik perekonomian negara maupun perekonomian suatu daerah.

5. Collateral

Collateral dapat kita artikan sebagai jaminan pihak debitur kepada kredit yang dapat bersifat fisik maupun non fisik. Ketentuan utama suatu barang dapat menjadi jaminan yakni jika nilai atau harga barang tersebut melebihi jumlah pinjaman yang diberikan oleh kredit. Dalam memberikan persetujuan kredit pihak bank juga akan meneliti legalitas jaminan sehingga jika terjadi kemungkinan terburuk maka jaminan yang disimpan dapat segera dimanfaatkan untuk menutup kredit macet debitur yang bersangkutan.

Setelah memahami prinsip 5C dalam persetujuan kredit di atas langkah apa saja yang harus kita lakukan agar pinjaman disetujui bank?

Sering kali kita jumpai nasabah yang memiliki pengalaman buruk lantaran pengajuan kredit ditolak oleh bank. Padahal mereka yakin bahwa penghasilan yang dimiliki mampu bahkan lebih dari cukup untuk dijadikan sebagai sumber cicilan bulanan namun persetujuan pinjaman tidak kunjung didapatkan. Kasus tersebut memang sering membingungkan nasabah dan mereka hanya mampu menerka apa saja penyebab pengajuan kredit ditolak bank.

 

9 Tips Agar Pinjaman Disetujui Bank

tips agar pinjaman disetujui bankSelain prinsip 5C yang menjadi poin utama pemberian persetujuan kredit, institusi keuangan atau perbankan akan mempertimbangkan faktor lain yang tidak kalah penting. Faktor lain yang dapat mempengaruhi persetujuan diantaranya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, riwayat pekerjaan, penghasilan bulanan, serta riwayat kredit.

Agar pengajuan kredit tidak ditolak, ada baiknya anda perhatikan 9 kiat agar pinjaman disetujui bank berikut ini.

1. Pastikan Anda Memenuhi Kriteria dan Syarat Utama sebagai Calon Debitur

Sebelum mengakses produk keuangan khususnya pinjaman poin penting yang harus anda perhatikan ialah memastikan bahwa anda memenuhi kriteria dan persyaratan utama sebagai calon debitur. Biasanya terdapat beberapa kriteria berkaitan dengan status kewarganegaraan, usia, dan domisili atau tempat kerja. Agar aplikasi kredit lolos verifikasi pertama pastikan anda memenuhi semua kriteria tersebut.

2. Isilah Formulir Pengajuan Kredit secara Lengkap dan Konsisten

Antar pertanyaan dan jawaban dalam formulir kredit biasanya saling berkaitan. Pengisian formulir yang tidak konsisten bisa saja menjadi batu sandungan sehingga aplikasi kredit yang anda serahkan mendapatkan penolakan. Untuk itu pastikan anda telah mengisi formulir pengajuan kredit secara lengkap, konsisten, dan sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jika merasa kesulitan dalam pengisian formulir jangan segan-segan minta panduan pada Customer Service atau melihat panduan cara mengisi formulir.

3. Memastikan Dokumen Persyaratan yang Dikumpulkan Masih Berlaku

Walaupun tidak semua dokumen persyaratan memiliki masa berlaku namun beberapa diantaranya harus anda pastikan merupakan dokumen terbaru. Jika anda masih memegang KTP dengan masa berlaku hingga tahun tertentu, atau status pekerjaan telah berubah sebaiknya perbaharui terlebih dahulu KTP tersebut agar aplikasi kredit lolos verifikasi, demikian halnya dengan Nomor Pokok Wajib Pajak.

4. Pilih Bank yang Memberikan Kemudahan Persetujuan

Dari beberapa pengalaman nasabah mengaku terdapat beberapa perbankan yang memberikan kemudahan persetujuan kredit. Sebagai contohnya KTA DBS dan KTA ANZ diyakini menjadi fasilitas kredit tanpa agunan yang paling mudah disetujui dibandingkan dengan jenis pinjaman dari perbankan lain. Kendati demikian kemudahan persetujuan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor dan yang pastinya antar nasabah memiliki pengalaman berbeda-beda dalam menilai proses pengajuan dan pencairan pinjaman.

5. Pastikan bahwa Pekerjaan dan Penghasilan Memenuhi Persyaratan

Tips kelima agar pinjaman disetujui bank yakni memastikan bahwa status pekerjaan dan penghasilan telah memenuhi persyaratan. Sebagai contohnya Kredit Tanpa Agunan biasanya diberikan kepada nasabah dengan status sebagai karyawan/ pegawai tetap, wiraswasta, dan profesional. Jika anda memiliki status pekerjaan sebagai karyawan kontrak maka jangan mengajukan pinjaman dengan syarat status pekerjaan sebagai karyawan atau pegawai tetap tapi pilihlah jenis KTA untuk karyawan kontrak.

6. Siapkan Bukti Penghasilan Bulan Terakhir

Seberapa besar pun penghasilan anda mau itu Rp 2 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta bahkan lebih, slip gaji tetap menjadi bukti autentik yang perlu dipersiapkan. Bukti penghasilan bukan sekedar menunjukan besaran gaji bulanan yang anda terima namun juga akan dipergunakan dalam menghitung maksimal cicilan yang lazim mampu anda bayarkan sehingga sangat berpengaruh terhadap persetujuan limit kredit. Persiapkan slip gaji terbaru agar anda dapat memaksimalkan batas maksimal pengajuan kredit.

7. Pastikan Bahwa Anda Memiliki Riwayat Kredit Bagus

Riwayat kredit buruk menjadi salah satu hambatan paling sering ditemukan nasabah. Tidak heran jika aplikasi kredit yang telah disodorkan ke bank ditolak karena nasabah terbentur masalah kredit macet di masa lalu. Sekalipun anda merasa aman karena tidak pernah dikejar Debt Collector namun Sistem Informasi Debitur (SID) merekam seluruh riwayat pinjaman di institusi keuangan yang pernah anda dapatkan di masa lalu. Jika merasa pernah terjerat kredit macet ada baiknya terlebih dahulu anda selesaikan masalah tersebut agar pengajuan pinjaman anda disetujui pihak bank.

8. Baca Kembali Informasi dan Verifikasi yang Anda Berikan

Jangan buru-buru mengumpulkan formulir yang telah anda isi. Agar seluruh data dan informasi valid ada baiknya anda kembali membaca informasi dan verifikasi yang anda isikan mulai dari informasi pribadi, informasi pekerjaan dan penghasilan, hingga informasi kerabat terdekat. Pastikan pula bahwa nomor HP maupun telepon kantor yang telah anda berikan benar-benar dapat dihubungi dengan mudah.

9. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Pihak Bank

Jadilah mitra yang saling menguntungkan. Untuk itu anda perlu menjalin komunikasi yang baik dengan pihak bank sehingga jika sewaktu-waktu membutuhkan pinjaman kembali riwayat kredit anda dapat diproses dengan segera. Bahkan jika anda menjalin hubungan baik dengan institusi keuangan, tawaran pinjaman dan promo terbaru bisa anda dapatkan dengan cepat.

Dengan membaca faktor-faktor yang mempengaruhi persetujuan kredit serta 9 tips agar pinjaman disetujui bank di atas semoga dapat memudahkan anda selama proses pengajuan hingga pencairan pinjaman dari perbankan tertentu. Pertimbangkan untuk mengajukan kredit ke institusi keuangan milik pemerintah seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN yang tidak diragukan lagi reputasi serta kinerja mereka. Baca juga Cara Mengajukan Pinjaman ke Bank BNI.