Perhatikan Ini Sebelum Mengajukan Kredit Rumah

William Keles Manopo

Bagi sebagian orang, kredit rumah menjadi cara yang layak ditempuh untuk mewujudkan rumah impian dengan dana yang terbatas. Namun masalah sering timbul tatkala pengajuan kredit ditolak bank. Bank memiliki beberapa alasan untuk menolak kredit yang diajukan misalnya karena calon debitur pernah masuk daftar black list di bank lain atau kemampuan finansial yang belum baik.

mengajukan kredit rumah
Untuk itu tips di bawah ini cukup penting diketahui sebelum mengajukan KPR baik melalui bank milik negara maupun bank swasta.

1. Persiapan Dokumen

Salah satu syarat mengajukan kredit rumah yang harus dipenuhi oleh pemohon adalah melengkapi dokumen dan administrasi yang diminta oleh pihak bank. Sebaiknya anda penuhi apa yang diminta oleh bank dan jangan pernah berupaya untuk memanipulasi data dari dokumen yang anda miliki. Misalnya memanipulasi penghasilan dengan lebih tinggi sehingga membuat bank lebih mudah untuk menyetujui.

2. Terhindar dari Black List BI

Bisanya seseorang masuk dalam daftar black list di bank karena adanya tagihan kredit yang menunggak selama berbulan-bulan. Terlebih jika debitur tidak memiliki etikat baik melakukan pembayaran tagihan tersebut. Meskipun anda mengajukan kredit rumah di bank yang berbeda dari kredit sebelumnya, kredit macet yang menjerat anda tetap bisa dilihat oleh pihak bank melalui Sistem Informasi Debitur (SID). Hal ini disebabkan karena black list debitur juga dicatat oleh Bank Indonesia. Jadi, sebelum memutuskan kredit pastikan anda tidak memiliki daftar hitam jika anda ingin kredit anda cepat disetujui bank.

3. Kemampuan Membayar

Saat mengajukan kredit pemilikan rumah, pastikan sesuai dengan kemampuan finansial anda. Kemampuan finansial yang baik dapat ditandai dengan kesiapan calon debitur menanggung cicilan kredit dari penghasilan. Dengan demikian anda perlu memperhatikan prosentase dari tagihan kredit dan pendapatan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit. Selain itu anda juga harus sanggup membayar uang muka sebesar 30% dari harga jual rumah. Jika dulu sebagian uang muka juga dibiayai oleh bank, namun, karena bank tidak ingin berisiko tinggi akhirnya Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan baru yang mengharuskan debitur membayar sejumlah uang muka.

4. Menjaga Kepercayaan Bank

Pada dasarnya menjaga kepercayaan bank tidaklah sulit. Anda cukup melakukan cicilan kredit sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Dengan melakukan pembayaran angsuran tepat waktu sudah cukup membuat pihak bank mempercayai bahwa anda merupakan nasabah yang disiplin dan baik. Beberapa sistem pembayaran tagihan seperti pembayaran secara autodebit kini lebih memudahkan debitur melakukan angsuran kredit yang dimiliki tanpa takut mengalami keterlambatan. Untuk itu jangan pernah ragu memilih metode pembayaran secara autodebit.

Keempat tips di atas merupakan cara tepat agar anda terhindar dari penolakan saat mengajukan kredit rumah ke pihak bank. Selain poin penting tersebut memperhatikan jumlah angsuran, suku bunga, dan biaya juga tak kalah penting anda perhatikan sebelum mengajukan KPR.