Bunga Pinjaman (SBDK) BRI Terbaru

Berapa bunga pinjaman BRI ini? Seluruh perbankan di Indonesia saat ini telah melakukan transparansi terhadap Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang berlaku dalam waktu tertentu. Biasanya lembaga keuangan perbankan akan memberikan informasi melalui situs resmi mereka demikian pula Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Sebagai perbankan terbesar, BRI menjadi andalan masyarakat dalam mengakses produk kredit baik di kota maupun pedesaan. Faktor utama pendorong minat masyarakat mengajukan pinjaman ke BRI tidak lain karena jaringan dan kantor unit yang banyak mulai Kantor Cabang, Kantor Unit, Teras BRI, hingga Laku Pandai. Dengan demikian nasabah tidak hanya dimudahkan dalam hal pengajuan aplikasi kredit namun juga lebih mudah melakukan cicilan bulanan.

Meski fasilitas kredit yang ditawarkan BRI memiliki keunggulan namun ada baiknya anda tetap memperhatikan suku bunga kredit dan membandingkannya dengan suku bunga dari perbankan lain.

Suku Bunga Dasar Kredit BRI

SBDK atau Prime Lending Rate berperan sebagai dasar penetapan bunga pinjaman yang dikenakan bagi nasabah. Adapun besaran SBKD tidak termasuk perhitungan komponen premi resiko sehingga sangat memungkinkan suku bunga  pada produk kredit tertentu lebih besar dari nilai SBDK.

Berikut bunga pinjaman BRI 2018 (Dasar) yang berlaku mulai 1 Januari 2018.

Suku Bunga Dasar KreditKredit Korporasi
Kredit Ritel
Kredit Mikro
Konsumer KPR
Konsumer Non KPR
TMT 31 Desember 2018
9,95%
9,95%
17,50%
9,98%
12,50%

Perlu pula kita ketahui bahwa SBDK di atas belum termasuk perkiraan resiko kredit karena resiko masing-masing debitur berbeda sehingga akan ditentukan oleh pihak bank berdasar penilaian saat memberikan persetujuan pinjaman.

Selain itu, BRI juga menjelaskan bahwa bunga kredit untuk segmen non KPR di atas tidak termasuk pembiayaan kartu kredit dan KTA BRI.

Suku Bunga Dasar Kredit di atas dikeluarkan oleh BRI pada tanggal 31 Desember 2017 dan menjadi acuan mulai 1 Januari 2018. Meski demikian SBDK sebagai komponen statis senantiasa mengalami perubahan sehingga angka bunga pinjaman BRI sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk memperoleh informasi terupdate silakan datangi kantor layanan BRI terdekat atau dengan mengakses website resmi Bri.co.id pada halaman Suku Bunga Dasar Kredit.

Pengertian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Manfaatnya Bagi UMKM

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan modal kerja dan investasi dengan subsidi suku bunga dari pemerintah. Program ini telah berjalan sejak tahun 2007 dan semakin dirasakan manfaatnya bagi kalangan pengusaha sektor produktif dan perdagangan.

Sejak tahun 2007 pemerintah telah memberikan perhatian khusus bagi pelaku UMKM dengan menyediakan akses pembiayaan modal kerja dan investasi. Sebagaimana yang kita ketahui, selama ini UMKM memiliki keterbatasan akses dalam mencari pinjaman produktif ke perbankan. Hal ini dikarenakan mayoritas UMKM belum layak mengajukan kredit produktif yang ditawarkan oleh perbankan (Belum bankable).

Menariknya semenjak tampuk kekuasaan presiden diduduki oleh Ir. Joko Widodo seolah program KUR menjadi salah satu program unggulan dan semakin diperhatikan keberadaannya. Terbukti dengan kebijakan komite yang menurunkan suku bunga KUR di tahun 2016 menjadi 9% per tahun dan kembali memangkas bunga di tahun 2018 jadi 7% p.a.

Selain diberikan kemudahan dalam memperoleh pinjaman modal kerja dan investasi penerima dana KUR juga mendapatkan subsidi suku bunga yang masing-masing besarannya telah ditetapkan melalui peraturan. Dalam skema penyaluran dana, pemerintah mengelompokkan KUR menjadi beberapa jenis diantaranya sebagai berikut:

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro
  • Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ritel
  • Kredit Usaha Rakyat bagi TKI

Ketiga jenis KUR di atas dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai calon penerima pinjaman.

Manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi UMKM

Secara garis besar pemanfaatan kredit usaha rakyat dapat dibagi menjadi dua.

1. Sebagai Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja (KMK) telah dikenal sebagai salah satu produk produktif yang khusus ditujukan untuk pembiayaan suatu usaha. Melalui pengajuan KUR UMKM bisa memperoleh kredit modal kerja dengan plafon maksimal Rp 25 juta untuk jenis Mikro, dan di atas Rp 25 juta hingga Rp 500 juta untuk jenis Ritel. Baca: Tabel KUR BRI 2018

Dengan adanya fasilitas pinjaman produktif berbunga rendah tersebut kita khususnya yang berstatus sebagai pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman guna mengembangkan usaha seperti membeli bahan mentah, membuka cabang baru, membeli alat produksi, dan lain sebagainya. Sementara bagi segmen produksi di bidang perikanan, peternakan, dan kelautan program ini memungkinkan diajukan dengan skema angsuran musiman.

2. Sebagai Sumber Kredit Investasi

Kredit investasi adalah pinjaman yang ditujukan bagi debitur dalam rangka modernisasi usaha, perluasan bisnis, membeli mesin, tanah maupun membangun pabrik. Melalui Kredit Usaha Rakyat masyarakat juga bisa mengajukan pinjaman untuk keperluan investasi dengan jangka waktu maksimal 4 tahun untuk jenis KUR Mikro dan maksimal 5 tahun untuk jenis KUR Ritel.

Dengan memahami ulasan di atas terkait pengertian Kredit Usaha Rakyat dan manfaatnya bagi UMKM kita dapat memilih jenis KUR mana yang paling cocok untuk kita ajukan.

KTA Mandiri Lama Cair? Mungkin Ini Sebabnya

KTA Mandiri lama cair pastinya karena ada beberapa sebab yang membuat persetujuan permohonan kredit nasabah molor. Padahal Bank Mandiri telah menjanjikan proses persetujuan dan pencairan pinjaman dalam waktu 7-14 hari kerja. Untuk itu ada baiknya kita mengetahui beberapa sebab kenapa pengajuan aplikasi kredit kita belum juga mendapatkan jawaban dari pihak bank.

Secara umum penyebab proses persetujuan KTA lama dapat kita bedakan menjadi dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal. Kendala masalah internal bisa disebabkan oleh banyaknya aplikasi kredit yang masuk sehingga menumpuk dan harus diverifikasi secara berurutan oleh petugas analisis kredit. Jika kita mengalami kendala ini mau tidak mau harus menunggu hingga analisis kredit yang kita ajukan selesai.

KTA Mandiri Lama Cair Karena Faktor Eksternal

Selain faktor internal sebagaimana yang telah kita sampaikan di atas penyebab utama proses pencairan pinjaman Bank Mandiri lama cair karena faktor eksternal. Berikut beberapa penyebab yang bisa memperlambat proses analisis kredit yang kita ajukan:

1. Pengajuan kredit yang dilakukan mendekati hari libur.

Sebagaimana yang kita ketahui, bank Mandiri memberikan layanan jam kerja mulai hari senin sampai jumat. Meskipun ada beberapa unit kerja yang memberikan layanan di hari sabtu dan minggu namun jumlahnya sangat terbatas.

Secara logika jika kita mengumpulkan aplikasi kredit mendekati hari libur entah itu weekend maupun hari libur nasional seperti mendekati Hari Natal, Hari Raya Idul Fitri, Tahun baru, dan lain sebagainya bisa dipastikan memerlukan waktu lebih lama.

2. Formulir aplikasi KTA Mandiri tidak terisi sebagaimana mestinya.

Dalam formulir KTA Mandiri ada cukup banyak data yang harus diisikan calon debitur mulai dari Data Pribadi, Data Pasangan, Data Pekerjaan, Data Pinjaman Lain, Fasilitas Permohonan Nasabah, Data Keluarga Dekat, hingga Data Perbankan.

Baca: Syarat KTA Mandiri untuk Karyawan

KTA Mandiri lama cair bisa juga disebabkan karena ada kesalahan calon debitur dalam mengisi formulir kredit. Untuk itu sebelum menandatangani formulir tersebut ada baiknya kita membacanya sekaligus memastikan kebenaran data yang telah kita isikan.

3. Dokumen persyaratan kurang memadahi.

Beberapa persyaratan dokumen mulai dari Fotocopy KTP, Kartu Kredit, Rekening Tabungan, dan lain sebagainya menjadi salah satu hal penting dalam memberikan persetujuan kredit. Meski kita telah berusaha melengkapi persyaratan tersebut tidak menutup kemungkinan proses persetujuan dan pencairan dana berlangsung lama karena dokumen yang kita kumpulkan kurang memadahi.

Kurang memadahi disini bukan berarti masih terdapat dokumen yang seharusnya dikumpulkan namun bisa juga disebabkan karena fotocopy yang kurang jelas atau bahkan karena slip gaji yang dikumpulkan bukan slip gaji terbaru.

Selain beberapa faktor di atas, bisa juga pengajuan KTA Mandiri lama cair karena sebab lain seperti terkendala masalah BI Checking, Plafon pengajuan pinjaman yang kurang tepat, dan lain sebagainya.

Dana KUR 2018 Ditambah Jadi Rp 120 Triliun

Pinjaman Uang Indonesia – Pemerintah melalui Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM dan Penyalur KUR menetapkan dana KUR 2018 sebesar Rp 120 triliun. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat evaluasi KUR 2017 dan rencana penyaluran KUR 2018 yang dilaksanakan pada jumat (7/12).

Dalam rapat tersebut juga telah ditetapkan beberapa poin penting terkait skema KUR 2018 diantaranya menurunkan suku bunga dari 9% menjadi 7% efektif per tahun dengan menambah jumlah subsidi, dan mentargetkan minimum 50% dari total dana untuk disalurkan pada sektor produktif.

dana kur 2018

Selama ini sektor produktif menjadi prioritas penerima pembiayaan untuk memperbesar kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sekaligus mampu menambah penyerapan tenaga kerja. Hal ini senada dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Yuana Sutyowati selaku Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UMKM.

Lebih lanjut, kebijakan terhadap skema penyaluran KUR 2018 juga dipertimbangkan atas fakta di lapangan. Data Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan bahwa segmen UMKM di Indonesia jumlahnya mencapai 59 juta, namun dari jumlah tersebut baru sekitar 19% UMKM mendapatkan akses perbankan. Dengan demikian masih terdapat lebih dari 47 juta UMKM belum memperoleh akses perbankan.

Pada kesempatan lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam keterangan tertulis menyatakan bahwa penyaluran KUR harus terus didorong ke sektor produksi. Tujuannya agar program pemberian pinjaman modal kerja dan investasi dengan bunga rendah ini dapat dirasakan manfaatnya oleh UMKM secara merata.

Selama ini sektor produksi memang lebih sulit memperoleh akses perbankan lantaran memiliki risiko yang lebih tinggi. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan skema KUR khusus guna mendorong percepatan penyaluran kredit usaha rakyat di sektor produksi seperti perkebunan dan peternakan rakyat.

Skema Khusus adalah skema penyaluran bagi kelompok usaha bersama dalam bentuk klaster untuk komoditas peternakan dan perkebunan dengan memanfaatkan mitra usaha.

Dana KUR 2018 ditargetkan sebesar Rp 120 triliun atau naik sekitar Rp 13,4 triliun dari tahun sebelumnya. Dari keseluruhan anggaran tersebut 50% atau Rp 60 triliun ditargetkan bagi sektor produktif.

Syarat Pinjaman Tanpa Jaminan Bank Mandiri untuk Karyawan Mitrakarya, Payroll & Non Payroll

Pinjaman Uang Indonesia – Persyaratan menjadi hal penting dalam setiap pengajuan kredit demikian pula saat anda hendak mengajukan pinjaman tanpa jaminan bank mandiri untuk karyawan. Meski sudah menjadi rahasia umum bila seorang karyawan menerima gaji setiap bulan namun tetap saja slip dan bukti gaji tetap harus disertakan dalam aplikasi kredit.

Bank Mandiri melalui produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) menawarkan pinjaman tanpa jaminan (PTJ) bagi pegawai dan karyawan. Secara garis besar, produk PTJ mandiri terbagi menjadi 3 (tiga) jenis yakni Mandiri KTA Payroll, Mandiri KTA Non Payroll, dan KTA Mandiri Mitrakarya.

Ketiga jenis pinjaman di atas dapat diajukan tanpa syarat agunan. Dengan demikian calon debitur sangat diuntungkan karena tidak perlu mempersiapkan aset berharga yang biasanya menjadi jaminan dalam pengajuan pinjaman uang di bank. Baca: Cara Pinjam Uang di Bank BCA.

Pinjaman Tanpa Jaminan Bank Mandiri untuk Karyawan

Dilihat dari segi pemanfaatan Bank Mandiri memberikan keleluasaan bagi setiap debitur dalam menggunakan uang pinjaman tersebut untuk kebutuhan konsumtif. Debitur bisa memanfaatkan dana pinjaman untuk biaya pendidikan, biaya pernikahan, biaya membeli alat elektronik keluarga, bahkan bisa juga digunakan sebagai biaya persalinan dan pengobatan.

Dengan banyaknya manfaat dan keuntungan bagi debitur sudah jadi hal wajar jika pinjaman tanpa agunan tersebut banyak dipilih oleh sebagian besar nasabah yang hendak mengajukan pinjaman uang di Bank Mandiri.

Bagi anda yang berminat mengajukan pinjaman, berikut kami rangkum syarat pinjaman tanpa jaminan bank mandiri untuk karyawan Mitrakarya, Payroll, dan Non Payroll:

Syarat Mandiri KTA Mitrakarya

Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Fotokopi Legalitas Usaha Bagi Pengusaha
Surat Asli Keterangan Kerja & Slip Gaji Asli
Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
Surat Izin Profesi bagi Profesional
Nomor Pokok Wajib Pajak
Fotokopi Kartu Kredit

Syarat Mandiri KTA Payroll

WNI/ WNA dengan usia 21-55 tahun
Karyawan tetap dengan gaji minimal Rp 2,5 juta per bulan
Fotokopi EKTP, ATM Mandiri, ID Card Pegawai, dan Slip Gaji
Pembayaran gaji melalui rekening Mandiri
Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
Fotokopi Kartu Kredit
Materai 3 lembar (Rp 6.000)

Syarat Mandiri KTA Non Payroll

Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Fotokopi ID card pegawai
Surat Asli Keterangan Kerja & Slip Gaji Asli
Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
Materai 6.000 sebanyak 3 lembar
Pas Poto 4 X 6 (Pemohon dan Pasangan)
Fotokopi Kartu Kredit

Dengan melihat tabel persyaratan di atas anda bisa mencuri start untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan sebelum mengajukan aplikasi kredit. Bila semua persyaratan sudah anda kantongi, proses pengisian formulir KTA Mandiri online maupun langsung bisa berjalan lancar tanpa kendala.

Sebelum memilih produk keuangan dari salah satu perbankan kami sarankan bagi anda untuk melihat keuntungan sekaligus membandingkan fasilitas KTA dari Bank Mandiri dengan produk kredit sejenis dari bank lain.

Sebagai informasi tambahan pinjaman tanpa agunan dari Bank Mandiri diberikan dengan plafon Rp 5 juta hingga Rp 200 juta dan tenor pinjaman antara 1-3 tahun untuk pengajuan Non Payroll, dan 1-5 tahun untuk pengajuan payroll dan mitrakarya. Untuk suku bunga sendiri, jenis KTA Payroll dan Mitrakarya memiliki tingkat bunga lebih rendah dibandingkan dengan fasilitas KTA non payroll.

To top ↑
error: Content is protected !!
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan Kembali